Resume Artikel Manajement Sarana Dan Prasarana Pendidikan

Nama : Ersa Amalia Putri
Nim : 207180027 
Kelas : IPA A
Resume Artikel Manajement Sarana Dan Prasarana Pendidikan

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN
A. Pengertian Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
manajemen sarana dan prasarana pendidikan dapat diartikan proses penyediaan dan pendayagunaan komponen-komponen secara langsung maupun tidak langsung jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efesien.


B. Tujuan Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
Pada dasarnya manajemen sarana dan prasarana pendidikan memiliki tujuan sebagai berikut:
1. Menciptakan sekolah atau madrasah yang bersih, rapi, indah, sehingga menyenangkan bagi warga sekolah atau madrasah.
2. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, baik secara kualitas maupun kuantitas dan relevan dengan kepentingan dan kebutuhan pendidikan.

C. Klasifikasi Sarana dan Prasarana Pendidikan
Sarana pendidikan dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga hal, yaitu:
1. Berdasarkan habis tidaknya
Sarana yang habis dipakai adalah segala bahan atau alat yang apabila digunakan bisa habis dalam waktu yang relative singkat. Contohnya: kapur tulis, sepidol, dan tinta.
2. Sarana yang tahan lama adalah keseluruhan bahan atau alat yang dapat digunakan secara terus menerus dalam waktu yang relative lama. Contohnya: saluran listrik, LCD yang dipasang permanen, dan lain-lain.
Berdasarkan bergerak tidaknya
Sarana pendidikan yang bergerak adalah sarana pendidikan yang dapat dipindahkan atau digerakkan sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Misalnya: meja dan buku.
3. Sarana pendidikan yang tidak bisa bergerak adalah semua sarana pendidikan yang tidak bisa atau relatif sangat sulit untuk dipindahkan. Misalnya: saluran listrik, dan LCD yang dipasang permanen.

D. Prinsip-prinsip Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
Prinsip pencapaian tujuan, yaitu bahwa sarana dan prasarana pedidikan di sekolah harus selalu dalam kondisi siap pakai agar dapat digunakan oleh anggota sekolah agar dapat mencapai tujuan kegiatan pembelajaran di sekolah.
1. Prinsip efisiensi, yaitu pengadaan sarana dan prasarana pendidikan disekolah harus dilakukan melalui perencanaan yang saksama, agar dapat memilih harga yang murah.
2. Pinsip administratif, yaitu manajemen sarana dan prasarana pendidikan di sekolah harus selalu memperhatikan undang-undang, peraturan, instruksi, dan petunjuk teknis yang diberlakukan oleh yang berwenang.
3. Prinsip kejelasan tanggung jawab, yaitu manajemen sarana dan prasarana pendidikan harus didelegasi kepada personel sekolah yang mampu bertanggung jawab.
4. Prinsip kekohesifan, manajemen sarana dan prasarana pendidikan harus direalisasikan dalam bentuk proses kerja yang sangat kompak.


OPTIMALISASI SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN MUTU
PENDIDIKAN
A. Pengertian Sarana, Prasarana, Manajemen, dan Optimalisasi
Sarana merupakan alat langsung yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan, buku
pelajaran, alat peraga dan praktik, tempat ibadah, ruang UKS, perpustakaan, dan lapangan
menjadi komponen penting di sekolah. Prasarana adalah alat tidak langsung yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan.
Prasarana pendidikan merupakan semua alat atau fasilitas yang digunakan untuk mempermudah
proses pembelajaran yang bersifat tidak langsung, misalnya gedung atau bangunan, tempat
ibadah, lapangan untuk olahraga, meja dan kursi, serta jalan yang ada di lembaga pendidikan.
Prasarana pendidikan menjadi sebuah pondasi awal keberlangsungan pembelajaran yang
kondusif. Baik sarana maupun prasarana sekolah merupakan suatu hal yang dapat menentukan
hasil dari proses belajar mengajar di sekolah. Manajemen merupakan suatu kegiatan mulai dari perencanaan, penggerakan, dan
pengawasan yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dari pemanfaatan
sumber daya yang ada, baik manusia maupun yang lainnya. Manajemen sarana dan prasarana
adalah suatu kegiatan yang digunakan untuk mempersiapkan segala keperluan proses belajar
mengajar sehingga tercipta suasana yang kondusif bagi pendidik maupun peserta didik ketika
berada di sekolah untuk melakukan pembelajaran. Optimalisasi berasal dari kata dasar optimal yang berarti terbaik atau tertinggi. Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia, optimalisasi diartikan sebagai usaha tertentu yang berfungsi
untuk mengoptimalkan sesuatu atau menjadikan sesuatu yang paling baik.

B. Tujuan Manajemen Sarana dan Prasarana
Adanya manajemen sarana dan prasarana pendidikan bertujuan untuk mempermudah proses
pembelajaran, untuk lebih jelasnya seperti di bawah ini:
1. Upaya sekolah untuk pengadaan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan
pembelajaran.
2. Menciptakan suasana yang kondusif untuk proses pembelajaran di sekolah.
3. Adanya sarana dan prasarana yang memadai, baik secara kualitas maupun kuantitas untuk
menunjang proses pembelajaran.
4. Pemakaian sarana dan prasarana yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pendidikan.
5. Pemeliharaan sarana dan prasarana supaya keadaannya selalu siap untuk digunakan untuk
proses pembelajaran sampai jangka panjang.


PENTINGNYA SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN BAGI LEMBAGA
SEKOLAH
A. Pengertian Sarana dan Prasarana Pendidikan
Secara etimologis atau secara bahasa sarana dan prasarana ini diartikan
sebagai alat untuk menunjang pendidikan. Contohnya seperti halnya saat kita belajar
di dalam kelas pasti membutuhkan meja atau kursi, jika tidak ada keduanya maka
proses pembelajaran menjadi tidak lancar. Menurut keputusan mentri P dan K No
079/1975, sarana dan prasarana terdiri pendidikan terdiri darai 3 kelompok besar
yaitu:
1) Banggunan dan alat perabit sekolah
2) Alat pelajaran yang berupa buki, perpustakkan, laboratorium dll.
3) Media pendidikan. Media pendidikan ini juga sangat berpengaruh
sekali dalam proses pembelajaran

B. Bagian-bagian sarana dan prasarana
Sarana pendidikan dalam fungsinya dibedakan menjadi:
1) Alat pelajaran
Alat pelajaran adalah alat yang digunakan sebagai pelengkap dalam
pembelajaran, contohnya dalam pelajaran olahraga memiliki alat pelengkap
dalam proses olahraga yaitu ada bola, ada raket, lapangan dll. Dan apabila
praktikum alat pelengkapnya seperti alat praktikum, laboratorium, jas lab dll.
Alat pelajaran ini sangat menunjang sekali salam kelangsungan proses belajar.
2) Alat peraga
Alat peraga alat yang digunakan meragakan, mewujudkan, menjadikan terlihat
objek atau materi pelajaran. Alat peraga ini dibedakan menjadi 2 jenis yaitu
alat peraga langsung dan alat peraga tidak langsung. Alat peraga langsung
adalah jika seorang guru membawa alat peraga tersebut kedalam kelas dan
menunjukannya kepada siswa.
Alat peraga tidak langsung adalah apabila guru mengadakan penggantian
terhadap benda sesungguhnya. Misalnya alat peraga berupa benda tiruan
misalnya gambar, lukisan dll.
3) Media Pendidikan
Media pendidikan merupakan alat pelajaran atau bisa disebut juga dengan alat
bantu dalam pembelajaran. 

C. Standar sarana dan prasarana pendidikan yang dapat menunjang pendidikan peserta
didik
Dalam sebuah lembaga sekolah sekuang-kurangnya harus memiliki prasarana
sebagai berikut, yaitu ruang kelas,ruang perpustakkan , laboratorium IPA, Ruang
guru, ruang kepala sekolah, ruang UKS, tempat beribadah, lapangan, kamar mandi,
gudang. Jika tidak ada semua itu maka sebuah lembaga belum dikatakan standar. Lalu
bagaimana dengan adaanya sarana dan prasaran yang minim di sebuah lembaga.
Tentunya hal tersebut akan mengurangi kelangsungan belajar peserta didik, seperti
contoh berikut apabila sebuah lembaga sekolah tidak memiliki perpustakaan, apakah
peserta didik dapat menemukan buku pelajaran, pastinya tidak. jadi sarana dan
prasarana ini sangat perpengaruh terhadap sebuah lembaga maupun peserta didik.
Lalu bagaimana solusi terhadap sekolah yang sangat minim sekali dengan sarana dan
prasarana. hal Tersebut dapat diatasi dengan kesadran diri kita dan tanggung jawab
pemerintah. Pemerintah memiliki peran penting dalam hal ini, pihak sekolah bisa saja
mengajukan dana kepada pemerintah untuk memberikan fasilitas yang layak bagi
sekolah yang sangat kurang sarana dan prasaranya. Tetapi hal tersebut harus
diimbangi dengan kesadran diri kita sendiri. Jika sudah tersedia sarana dan prasarana
yang mewadai hendaknya kita sebagai pihak sekolah maupun peserta didik harus
menjaga dan merawat sarana dan prasarana sekolah.


Postingan populer dari blog ini

Resume Kepemimpinan Pendidikan

Resume Artikel Hubungan Masyarakat