Resume Kepemimpinan Pendidikan

Nama :Ersa Amalia Putri
Kelas : IPA A
Nim : 207180027
Resume 3 Artikel Kepepimpinan Pedidikan

KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH PADA MASA PANDEMI COVID-19
Kepemimpinan Pendidikan di Sekolah
Pengertian kepemimpinan menurut Tead Terry Hoyt adalah kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerja sama yang didasarkan pada kemampuan orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok. Kepemimpinan menurut Young lebih terarah dan terperinci dari definisi sebelumnya. Menurutnya, kepemimpinan adalah bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompknya dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus. Kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan untuk menggerakkan pelaksanaan pendidikan sehingga tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Soetopo dan Soemanto menjelaskan bahwa kepemimpinan pendidikan adalah kemampuan untuk mempengaruhi dan menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan pendidikan secara bebas atau sukarela.
Fungsi dari kepemimpinan pendidikan yaitu membantu terciptanya suasana persaudaraan, kerja sama, membantu kelompok dalam mengambil tindakan selanjutnya, serta bertanggung jawab dalam pengembangan anggota. Dalam menjalankan organisasi di sekolah di butuhkan kepemimpinan kepala sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah yang diartikan sebagai proses membina hubungan timbal balik antara pemimpin dengan yang dipimpin dengan mengandalkan kemampuan komunikasi interpersonal sehingga terjalin saling pengertian dan kerjasamaantar personil (sesuai tanggung jawab dan tugas yang telah ditetapkan di sekolah). Kepemimpinan kepala sekolah adalah cara atau usaha kepala sekolah dalam mempengaruhi, mendorong, membimbing mengarahkan dan menggerakkan guru, staf siswa, orang tua siswa dan pihak lain yang terkait untuk bekerja atau berperan serta guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pemimpin pendidikan dalam menjalani tugas perlu beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya rendah hati dan sederhana, bersifat suka menolong, sabar dan memiliki kestabilan emosi, percaya pada diri sendiri, jujur dan adil, dan memiliki keterampilan dalam memimpin.
Penerapan WFH Masa Pandemi
Pendidikan salah satu salah satu aspek untuk dijadikan sebagai wadah untuk membentuk karakter anak bangsa. Pembelajaran jarak jauh selama wabah virus corona, masih menemui banyak kendala di lapangan sekalipun sudah ada edaran menteri agar proses belajar dilakukan dari rumah secara daring.  WFH  (Work From Home) adalah bentuk imbauan pemerintah dalam menghentikan penyebaran Covid-19. WFH ini diberlakukan hampir pada semua lembaga termasuk di dalamnya lembaga pendidikan. Menerapkan sistem WFH dirasa lebih efektif digunakan disaat pandemi seperti ini. Melihat situasi dan kondisi pada masa pandemi Covid-19 para pendidik harus cerdas memilih media pembelajaran yang harus digunakan dalam proses pembelajaran supaya tidak ketinggalan materi. Oleh karena itu para pendidik harus menguasai banyak media pembelajaran.

PERAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI
Kepemimpinan pendidikan dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menggerakkan pelaksanaan pendidikan, sehingga tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dalam lembaga pendidikan /sekolah peran kepemimpinan pendidikan dilaksanakan  oleh  Kepala sekolah. Kepala sekolah memiliki berbagai peranan di sekolah seperti,  administrator, educator, manajer, dan supervisor. Kepala sekolah sebagai manajer mempunyai peranan yang menentukan dalam pengelolaan manajemen sekolah, berhasil tidaknya tujuan sekolah dapat dipengaruhi bagaimana kepala sekolah menjalankan fungsi-fungsi manajemen. Fungsi-fungsi manajemen tersebut adalah planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (penggerakan), dan controlling (pengontrol),. Dalam rangka melakukan peran dan fungsinya sebagai manajer, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberdayakan tenaga kependidikan melalui kerjasama atau kooperatif memberi kesempatan kepada tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesinya dan  mendorong keterlibatan seluruh tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan yang menunjang program sekolah. 
Dalam mengelola tenaga kependidikan salah satu tugas  yang harus dilakukan kepala sekolah adalah melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan pengembangan profesi para guru. Dalam hal ini, kepala sekolah  seyogyanya dapat memfasilitasi dan memberikan kesempatan yang luas kepada guru untuk dapat melaksanakan kegiatan pengembangan profesi melalui kegiatan pendidikan dan latihan baik yang dilaksanakan di sekolah maupun luar sekolah. Salah satu langkah yang dapat diterapkan dalam situasi pandemi ini guna memfasilitasi guru dalam hal pengembangan profesi, kepala sekolah dapat melaksanakan  pelatihan pembelajaran daring secara singkat mengenai platform (media) yang digunakan dalam pembelajaran. Kepala sekolah harus lebih peka terhadap kondisi ataupun kemampuan para guru yang terbatas. Tidak semua guru memiliki kemampuan teknologi yang mumpuni. Oleh karena itu, kepala sekolah juga harus mengadakan pelatihan  pembelajaran daring, misalnya dengan meminta guru yang sudah paham mengenai ilmu teknologi untuk mendampingi guru yang kurang memahami ilmu tersebut. 

KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DI ERA MILLENIAL
Era milenial menjadi masa yang menandai kemajuan teknologi di berbagai bidang, baik informasi, komunikasi dan transportasi. Kemajuan ini berdampak fundamental pada kehidupan manusia sehingga dapat mengubah pola pikir dan aktivitas mereka sehari-hari. Kepala sekolah memiliki peran dan fungsi kepemimpinan di lembaga pendidikan, khususnya di sekolah sebagai figure kunci dalam mendorong perkembangan dan kemajuan sekolah dan dituntut untuk meningkatkan tanggung jawab dalam pelaksanaan program-program sekolah, seperti kurikulum dan keputusan personel serta tanggung jawab dalam meningkatkan akuntabilitas keberhasilan siswa dan programnya, Jika dikaji secara lebih luas, peran kepala sekolah memiliki fungsi seperti yang diungkapkan oleh Mulyasa, kepala sekolah sedikitnya harus mampu berfungsi sebagai, edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, innovator, motivator. Seorang kepala sekolah harus memiliki enam kompetensi kepemimpinan, yakni, statesperson leadership, educational leadership, organizational leadership, administrative leadership, supervisory leadership dan team leadership. kepemimpinan pendidikan di era millenial bisa disebut berhasil tatkala memenuhi beberapa aspek. Pertama, berperan aktif sebagai pimpinan pelajaran. Kedua, mengutamakan pembangunan tim. Ketiga, menciptakan kolaborasi antara sekolah dengan masyarakat. Keempat, membangun profesionalitas guru. Kelima, mendorong terciptanya inovasi di lingkungan sekolah. Tatkala aspek-aspek tersebut terpenuhi, dunia pendidikan kita akan siap bersaing di era millenial ini dengan menghasilkan output yang kompeten di bidangnya masing-masing dan memiliki daya saing yang tinggi .

Postingan populer dari blog ini

Resume Artikel Management Kekuangan dan Pembiaya Pendidikan

Resume Supervisi Pendidikan